Jumat, 12 Agustus 2016

Hal yang tidak biasa

Sore ini awan biru menyapa setibanya saya dan mas di lantai 2 rumah makan itu. angin laut semilir sejuk membelai jilbab coklat saya.. dari atas sini bisa terlihat aktivitas para nelayan pesisir dan anak muda yang sedang berlatih dayung sembari bercanda bersama teman temanya. begitu tenang kota ini untuk di tinggali, suasana sore dengan langit yang cerah, pemandangan laut yang indah, dan yang paling special adalah bersama Mas.

obrolan sore memang sangat membahagiakan. jarang sekali kita berdua menikmatinya karena kesibukan masing-masing. memang pertemuan kita jarang terjadi karena jadwal pekerjaan yang tidak bersahabat. tetapi satu yang patut saya banggakan, komunikasi kita selalu lancar sesibuk apapun pekerjaan kita. untuk hal yang satu ini memang Mas bisa saya andalkan. dia adalah sosok yang telaten menghadapi perempuan seperti saya ini, yang cenderung cuek. Mas selalu menyempatkan dirinya untuk mengirim sms walau saya kadang lambat membalasnya, menelpon untuk memastikan apakah saya sudah melaksanakan kewajiban saya. mengirimkan kalimat semangat di pagi hari, dan menelpon untuk sekedar mengucapkan selamat tidur. dia benar benar selalu ada untuk saya.


***

"mbak maaf, ini pesananya, chocolate caramel dan strawberry float"

dan terjadi lagi.

terbalik lagi.

kejadian seperti ini tidak hanya sekali terjadi, makanan atau minuman yang kita pesan penyajianya selalu terbalik. strawberry float yang seharusnya berada di depan Mas, malah justru di letakkan di depan saya. dan chocolate caramel yang seharusnya berada di depan saya malah justru di letakkan di depan Mas.

sembari tertawa saya membalik gelas yang ada di depan kita berdua.

pyaaaaaarrrrrr!!!!

gelas berkaki itu jatuh berkeping keping di lantai, tidak sengaja saya menjatuhkanya.

dan terjadi lagi.

saya ceroboh, suka merusak benda benda di sekitar saya tanpa sadar. saya akui ini memang kekurangan saya, yang tidak tau sampai sekaramg belum saya temukan obatnya. huhuuuu.....

dengan telaten Mas mengambil satu persatu gelas kaca yang pecah.

"sudah dek... biar Mas aja yang bersihkan. sudah nggak papa...."

lagi lagi saya kecewa sama diri sendiri. kenapa bisa ceroboh seperti itu. sedih rasanya.

tidak lama kemudian. pramusaji mendatangi meja kami dan membantu untuk membersihkanya.

"Mas... maaf yaa mas.. udah mecahin gelasnya..."

lagi lagi saya mengacaukan suasananya, tapi hebatnya Mas slalu bisa membuat saya lupa sama kesedihan saya.

"Sudaaaaah... jangan merasa bersalah gitu... nggak papa... masih gelas aja kok yang di pecahin... asal jangan hatiku aja yaa dek yang kamu pecahin..."

"huuuuuuuuu GOOOMBAAAL..... semoga aja ya mas nggak berubah sampai tua nanti"  mendadak pipi saya memerah.

***

tertawa bersama. menertawakan kejadian-kejadian lucu bersama. membagikan kisah kisah kehidupan yang sudah lalu, bertukar pikiran tentang pekerjaan, seakan menjadi topik yang menyenangkan yang selalu kita bahas.  tetapi ada satu yang agak sedikit saya tidak sukai. kita berdua masih seperti anak kekinian yang terkadang asik sendiri dengan gedget masing-masing.

"sms dari siapa sih mas?"

"dari ibu dek"

"ooooo.."

"nggak percaya ya?"

"percaya kok"

"ini.... loo... liat sendiri"

dengan santai memberikan handphone nya ke arah saya.

Komunikasi yang baik juga dijalin Mas dengan ibunya, Mas terlihat sangat sayang tidak hanya dengan ibunya tetapi juga dengan keluarganya. yang saya tau, Mas adalah sosok yang mau berjuang demi keluarganya. bayangkan jika nantinya saya yang akan menjadi istrinya dan melahirkan anak-anaknya, pasti Mas juga akan berjuang untuk yang terbaik demi kita nantinya.

***

percakapan yang terus mengalir begitu saja, hingga tiba tiba sampai pada muara yang sedikit serius.

"tadi siang teman teman kerja Mas membicarakan topik pernikahan, katanya persiapan menuju pernikahan itu banyak sekali godaanya, bisa bermacam-macam bentuknya."

saya menyimak dengan hati deg-degan tapi penasaran.

"ada yang hatinya di bikin ragu, ada yang ragu karena seseorang yang di masa lalu datang kembali, ada yang orang tuanya tidak setuju, bahkan ada yang karena hal sepele undangan yang sudah di cetak jadi sia sia"

menelan ludah tidak percaya.

hening sejenak.

kemudian Mas melanjutkan. dengan bercerita secara detail pengalaman pengalaman teman teman kantornya. mulai dari si A yang tidak jadi menikah karena tidak di restui orang tuanya dan di guna guna agar tidak mau menikah dengan pemuda pilihanya. sampai ke si B yang hanyak karena salah SMS sang wanita dengan gampangnya memutuskan untuk menyudahi hubunganya padahal undangan sudah di sebar dan hari pernikahan tinggal seminggu lagi.

aapa yang saya katakan ?

tidak ada.

hanya diam mendengarkan.

"Dek... kamu yakin kan sama Mas ?"

tatapanya yang biasanya manja seperti kucing anggora seketika berubah seperti raja hutan yang hendak mengarahkan singa singa lainya untuk mulai pemburuanya.

apa yang saya jawab ?

tidak ada.

hanya diam menunggu kata yang tepat muncul.

tidak sempat menjawab, Mas pun melanjutkan perkataanya.

"kita berdua kan sudah pernah mengikut seminar pra-Nikah dek, kamu tau kan salah satu  modal paling penting untuk menjalankan pernikahan ?

apa yang saya ingat ?

tidak ada.

berusaha mengingat kembali materi tempo hari yang saya dapatkan di seminar, tapi entah kenapa tidak ada satupun memory yang lewat.

"Keyakinan dek..."

menghela nafas sejenak. ooooo yaaa keyakinan....

 masih diam dan menunggu.

"jika ada keyakinan di dalam hatimu bahwa kita kelak bisa membangun rumah tangga yang seperti kita inginkan. menjalankan visi dan misi rumah tangga yang sudah kita susun kemarin, melaksanakan agenda-agenda keluarga yang kita cita-citakan bersama, membesarkan anak yang banyak seperti yang kamu mau. dan menua bersama. maka ombak atau badai apapun yang ada di depan kita nantinya, pasti akan bisa kita hadapi bersama sama."

masih terdiam.

tidak percaya dia bisa se-keren ini.

bahagia. pastinya.

sengaja diam.

agar Mas melanjutkan gombalanya yang berkelas ini.

"aku sadar dek, aku ini hanya manusia biasa yang tidak sepantasnya menjanjikan apa-apa. karena aku yakin rencana Tuhan pastilah lebih indah. tetapi jika aku harus memohon dan berdoa. aku  selalu menyebutkan namamu di setiap doaku. dan sekarang aku memohon kepadamu untuk bisa yakin kepada setiap doa yang aku panjatkan. dulu, sekarang, nanti dan selamanya aku ingin selalu namamu yang ada di dalam doa-doaku."

terharu..........

tidak pernah saya rasakan perasaan seperti ini. mungkin sebagian dari kalian menilai ini hanya rayuan biasa. tapi bagiku yang sudah terbiasa membuktikan perkataanya ini adalah hal yang tidak biasa.




Selasa, 09 Agustus 2016

Review setelah setahun bersama ERHA


Nggak nyangka udah setahun aja kebersamaan kulit saya bersama ERHA. satu kata buat produk satu ini. PUAS ;)

sesuai screen capture di atas, postingan facebook saya setahun yang lalu. awalnya cuma mau nganterin si do'i yang emang punya masalah sama kulit wajahnya. biarpun cowok tapi pacarku yang paling ganteng sedunia ini. memang konsen sama kebersihan penampilan dirinya. menurut si do'i mending kita mengeluarkan uang +500k tapi untuk kurang lebih 3 bulan dan itu hasilnya pasti terjamin kualitasnya karena langsung di resepin sama dikter yang memang sekolah buat masalah itu. daripada kita mengeluarkan uang yang mungkin 100k-200k tiap bulan tapi kita ga tau juga produk itu cocok ama muka kita apa engga. buat muka kok coba-coba! heuheuheuuuu...

nah klo sudah pertimbanganya harga mungkin agak sedikit lebih mahal tapi hasilnya memang bisa di buktikan dan di erha itu fleksibel banget. kalo kita ga mau beli salah satu produk juga gapapa kok. kita tebus obatnya yang sekiranya penting buat kita. dokter ngasih resep itu bukan berarti semuanya juga harus kita pake. setidaknya kita tau kemampuan dan keperluan yang kita butuhkan.terus kalau kita merasa nggak cocok ama resep yang di kasih sama dokternya kita juga bisa komplain kok, kan kita bayar juga pada sesion konsultasi sebelum atau sesudah pemakaian obatnya. jadi jangan segan segan mencurahkan apa yang kita rasakan dan alami pada saat sesi konsultasi.

waktu pertama konsultasi, aku dan mas datang di klinik ERHA Jemursari surabaya. kebetulan waktu itu kita lagi cuti buat persiapan pernikahan kita. yaelah persiapanya udah setahun aja ternyata. pertama datang kita di suruh buat ngisi formulir gitu. yaa... isinya pertanyaan yang kurang lebih sama kayak aplikasi pembukaan rekening di bank. bedanya ada kolom yang menanyakan tentang keluhan apa saja selama ini yang dialami. waktu itu sih saya ngisinya agak lupa.. hehe kalo gak salah.. sih tentang komedo sama kulit muka yang kurang cerah gitu.. kalau soal jerawat alhamdulillah gak terlalu jerawatan, cuma sesekali aja sebelum haid biasanya.

formulir ini mungkin untuk lebih mendalami profil pasien. berguna untuk dokter nantinya yang akan memberikan diagnosa tentang apa sebenarnya yang kita butuhkan. contohnya seperti mas ku. yang kerjanya kadang di luar ruangan. pasti dia perlu sunblock kan. terus saya sendiri kerjanya di ruangan yang full ac, kadang kalo udah masuk jam 2 siang keatas muka udah bisa di peres minyaknya, nyamuk kalo mau gigit di muka saya aja bisa kepleset saking berminyaknya.. wkwkwk... jadi mungkin yang saya butuhkan adalah krim yang anti minyak. yaa... kurang lebih gitulah.. intinya cerita kan saja keseharianmu seperti apa. jangan sampai nanti obat yang di kasih ternyata nggak cocok sama keseharianmu. kan sayang duitnya kalau harus bolak balik.

untuk biaya pendaftaran sama cetak kartu anggotanya, saya agak lupa berapa, dan udah kebuang juga tagihanya. seinget saya waktu itu berdua sih habis kurang lebih 1000k gitu. itu udah include biaya konsultasi dokter yang waktu itu masih 100k, dan obat berupa pencuci muka sama 2 - 4 tube krim untuk masing masing di pake siang ama malem. nama krimnya aku lupa haha.. maaf yaa udah lama banget.

kesan pertama masuk ruangan di kliniknya ERHA jemursari ini. rasanya kayak tamu istimewa gitu. berasa masuk di banking hall. di bukain pintu sama security, di persilahkan duduk dan nantinya ada mbak mbak yang nyamperin untuk menanyakan keperluan kita. secara kita masih baru jadi kita ngikut aja apa yang di arahkan. bangunanya dari luar terlihat simple aja tapi di dalamnya semua interiornya rapi banget dan bagus minimalis. ruanganya juga sejuk banget dan bersih. pokoknya pelayanan baik petugas maupun faktor pendukung kenyamananya bagus pake banget.



Sambil menunggu kita juga bisa baca baca brosur tentang produk erha, dan kita juga bisa lihat lihat produk erha yang di display di tengah ruangan. banyak banget produknya. setau saya produk yang di pajang di ERHA APOTHECARI di belakang saya waktu foto itu belinya bisa saja tidak menggunakan resep. jadi kita bisa nanya sama petugasnya yang disitu dan bisa langsung beli. beda lagi sama produk untuk perawatan yang saya ambil dan mas ambil. tidak bisa sembarangan di beli, karena harus menggunakan resep dokter yang hanya bisa di dapat setelah kita melakukan konsultasi.

sudah waktunya nama saya dan mas di panggil. masuk deh ke dalam ruangan konsultasi. disana sudah menunggu dr.Ellen spkk dan seorang staffnya. kesan pertama pas masuk, seneng banget, disambut ramah banget sama bu dokternya. serasa udah kenal lama gitu sama dokternya. selanjutnya seperti biasa beliau menanyakan keluhan keluhan dan keseharian kita seperti apa. yang saya suka dari bu dokter ini beliau pengertian banget. beliau tunggu kita cerita dulu sampai selesai untuk mengobservasi apa yang kita mau. kemudian gantian bu Dr.ellern yang memberikan penjelasan tentang apa dan bagaimana produk Erha yang cocok buat kita. 

setelah itu kita di kasih resep, dan diminta untuk menebusnya di apotik Erha yang ada di lobi. nggak lama menunggu nama kita di panggil dan apoteker menanyakan apa obat yang di resepkan mau diambil semuanya atau tidak. lalu setelah obatnya siap kita juga di jelaskan tentang petunjuk penggunaan dan waktu penggunaanya. sebenarnya penjelasan itu juga sudah tercatat di resepnya dan sudah di jelaskan sama staff dokternya tadi di ruangan. ini bagus banget menurut saya, yang namanya manusia kan kadang suka agak ga merhati'in kalo di jelasin satu kali, jadi butuh pengulangan biar gak salah salah pake nya.

sesampainya di rumah saking semangatnya langsung saya lihat produknya. dan lasngsung saya gunakan. selang 3 hari pemakaian, belom ada perubahan. bahkan muka saya juga terasa gatal, perih, dan gak nyaman. apa saya yang salah pakai ya? atau saya nggak cocok? 

sebenarnya di resep sudah di jelaskan bahwa nantinya di awal pemakaian akan terasa kering, perih, dan berkerak. saya juga kurang tau kenapa bisa kayak gitu. tapi yang jelas itu di jelaskan di resepnya. dan gak nanya juga kenapa begitu awalnya sama dokternya. yaa... saya mikirnya mungkin masih dalam tahap penyesuaian sama krimnya. tapi yang jadi masalah lusa ini saya mau ketemu sama calon mertua. nggak mungkin banget kan muka saya merah kayak kepiting rebus begini. 

alhasil saya balik deh konsultasi sama dr.Ellen. ternyata menurut dokternya itu sangat wajar dalam awal pemakaian. beliau menjelaskanya saya agak lupa sih, cuma intinya saya terlalu banyak menggunakan krimnya... ehehehe... terlalu semangat sih yaaa... makanya efeknya kemuka juga terlalu lebay. jadi bu dokter memberi saya resep satu tube aja sih namanya SC. lupa juga singkatanya apa, yang jelas ini untuk memulihkan atau menetralkan muka saya yang meradang. di pake nya cuma dua hari aja lo... dan amazing.. warna muka saya kembali seperti semula, gak kayak kepiting rebus lagi ekekekekkk....

sejak kejadian itu saya jd agak ragu mau pake lagi. tapi karena penasaran sama hasilnya, setelah melihat sendiri tamu tamu yang datang bareng saya waktu konsultasi mukanya cling banget, jadi rasa optimis saya pun muncul. ohya satu lagi, sama kalo inget harganya yang mahal jadi langsung semangat lagi pake krim nya hehehe...

setelah rutin selama 3 bulan pemakaian, dan krim mau habis, hasilnya juga udah agak kelihatan tapi belum maksimal. jadi inget kata dokter Ellen, pelan pelan tapi pasti, jangan banyak banyak pake krimnya, mau cantik kudu sabar. semua perubahan itu ada step step nya yang harus di lewati. gak bisa langsung seketika itu juga jadi cantik. jadi dinikmatin aja prosesnya. 

sampai pada akhirnya konsultasi kedua. waktu itu saya konsultasi via e-mail saja dengan dokternya, karena saya yang memang bekerja dan sudah tinggal di bontang kalimantan timur. dan di bontang itu gak ada kllinik erha-nya hiks...saya punya kontak dokternya langsung, sebenernya bisa saja saja konsul lewat whats up atau telpon langsung dokternya. tapi saya nggak mau menyalahi peraturan pihak ERHA. jadi saya melakukanya sesuai dengan SOP erha. saya kirim e-mail klo gak salah ke e-mail supv Erha nya. dan di balas dengan ramah dan sangat membantu apa kebutuhan saya. penjelasan melalui e-mail juga sangat jelas. dan invoice pembayaran juga bisa kita lakukan melalu transfer via atm atau sms banking atau internrt banking. setelah semuanya selesai produk yang kita butuhkan pun sampai di tangan kita dengan packing yang sangat rapi dan baik. 



karena tempatnya yang jauh dari jangkauan jadi tiap saya tebus via e-mail, sengaja agak di perbanyak pesenanya untuk stok sampai kurang lebuh 3-4 bulan kedepan, terutama pencuci mukanya yang cepet habis. sempet salut banget sama packingnya rapi banget dan safety banget. cepet pula sampainya ke bontang. ohya waktu itu saya transfernya kelebihan dan di kembalikan uang kelebihanya sama mbaknya di packinganya. 

selanjutnya konsultasi ketiga saya merasa kantong mata saya kayak panda gitu. dan akhirnya sama dokternya di kasih cc 5. buat malem hari pake nya. nah cc 5 ini menurut saya bagus. n=efeknya terlihat setelah beberapa kali pemakaian. sebenernya ada lagi yang buat siang hari cuma saya gak ambil, kayaknya cukup malam aja.

kemudian di pemesanan ke-4 saya merasa kulit muka saya gak ada masalah, bagus, dan sangat sesuai keinginan. yaa... paling jerawat kecil satu menjelang haid dan itu masih saya anggap normal. saya ceritakan via e-mail seperti biasa, dan ternya resep sebelumnya boleh di ulangi sekali lagi jika tidak ada keluhan. langsung aja deh pesen satu kali resep lagi. dan resep ini sepertinya formulanya udah pasa banget sama muka aku. 

sedikit saya kasih bocoran nama nama krim terakhir saya.

yang pertama di pakai pagi hari yaitu ERHA 4 , erha 4 ini seperti krim pagi pada umumnya, saya juga kurang tau kandunganya apa ya? hehehe gak mau kepo smape segitunya, ribet amat. yang saya tau ini mungkin buat mencerahkan kulit saya aja sepertinya. hehehe... selanjutnya AMG 1, nah klo ini saya agak inget singkatanya yaitu Acne Moisturising Gel. ini mungkin fungsinya seperti memberikan pencegahan tumbuhnya jerawat gitu ya dari namanya wkwkwk... nah ERHA 4 sama AMG 1 ini di pakenya selang seling, kalo hari ini pake erha 4 berarti besoknya pake amg 1 gutuuu...

ASG (Acne Moisturising Gel) krim ini bentuknya agak beda sama krim krim yang lain. krim ini bagus banget efeknya saat setelah di aplikasikan di wajah. bikin wajah jadi warnanya merata dan yang paling aku suka ada efek glowingnya di muka. kulit wajah jadi terasa sehat dan berseri tiap pakai ASG. nah ASG ini di pakai setelah pengaplikasian erha 4 atau amg 1 di pagi hari.

selanjutnya krim malamnya, yaitu cc10 sama ERHA 6. nah cc 10 itu singkatanya corective cream kalo gak salah. cara pakainya cc10 di taro sebiji jagung di telapak tangan lalu di campur dengan erha 6 sebiji jagung juga lalu di blend jadi satu baru di aplikasikan di muka kita. hasilnya di pagi hari kulit terasa lebih fresh dan lebih cerah. tiap kali lupa pakai pas mau tidur rasanya agak menyesal gitu, kan sayang banget waktu semalem disia siakan untik semakin cantik... hehehehee

dari sekian banyak krim yang sudah saya gunakan, petunjuk penyimpananya pun berbeda beda. ada yang disimpan di suhu dingin ada pula yang disimpan di suhu ruangan. tapi saya ambil gampangnya aja, saya siapkan wadah toples kecil tupperware dan masukkan semua krimnya di situ lalu simpan di dalam kulkas. hehe simple kan... tapi yang harus diingat jangan smapai lupa memasukkanya kedalan kulkas kembali, karena menurut pengalaman saya ada krim tertentu seperti contohnya cc 10, dia gak tahan berada di suhu ruangan terlalu lama, yaa maksimal 3 harilah yaa kalian taro di luar kulkas, selanjutnya jika lupa taruh di kulkas maka warna cc 1o jadi agak kecoklatan gitu. kurang tau juga kenapa bisa begitu. yang jelas yang namanya obat kan pasti beda beda juga perlakuanya.

sepertinya udah dulu deh review setahun bersama ERHA kali ini. kalau ada waktu buat cerita lagi, bakal saya share lagi ke kalian. ini bonus foto before after dari saya. cuma mungkin fotonya nggak fokus ke muka. cuma saya cari aja yang nggak pake effect kamera biar jelas bedanya xixixixi.. jangan kaget yaa... 


Minggu, 07 Agustus 2016

Seminar Pra-Nikah seru juga lo!



Nikah berkah hingga senja

'Apa dan bagaimana sih Pernikahan yang berkah hingga senja itu ?'
 mungkin itu adalah salah satu pertanyaan yang muncul sejenak saat kita membaca tajuk seminar di poster diatas.
langsung kebayang banyak banget pertanyaan yang ada di pikiran setelah beberapa detik membaca ulang tema seminar di atas.

"Bagaimanacara  menciptakan pernikahan yang berkualitas sehingga bisa mendapatkan predikat di berkahi?"
"Bagaimana cara mempertahankan pernikahan hingga maut memisahkan ?"
"Apa saja tantangan yang akan di hadapi dalam mengarungi rumah tangga kelak?"
Apa saja yang harus di perhatikan dalam kehidupan berumah tangga ?"
Setumpuk rasa penasaran langsung menyergap.

exited *_*

apalagi liat label GRATIS warna merah wkwkwk acaranya weekend pula dan paling menarik adalah pembicaranya

Ustad Cahyadi Takariawan,Ssi,Apt

Siapa yang tidak kenal beliau?
sudah banyak buku best seller yang membahas tentang kehidupan berumah tangga yang beliau tulis. 
mulai dari pernak-pernik rumah tangga islami, izinkan aku meminangmu, sampai yang terbaru dan lagi hitz adalah :


 aaaakkkkk.... pengen beliiiii ---_____--- tapi di bontang belom ada
kebayang dong gimana bersemangatnya saya menghadiri acara tersebut. meskipun katanya sang ustad ini sering ke bontang, tapi jadwal kita ga pernah ketemu pak hiks
selanjutnya adalah 

drh Hammy Wahyunianto, MM

 setelah saya searching di google, ternyata beliau adalah anggota DPRD jatim, tidak heran jika beliau selalu memberikan fakta fakta yang ada di masyarakat dalam setiap seminarnya. Bapak Hammy ini type pemberi materi yang lucu dan tidak membosankan. sesekali beliau menyisipkan candaan sebagai selingan agar audiens tidak ngantuk dan tetap fokus pada dirinya. 
seketika nge-fans sama bapaknya.
apalagi saat beliau nyeletuk "moderator anaknya berapa?"
"satu pak" jawab sang moderator, lupa saya siapa gerangan sang moderator
"walah, baru satu kok sudah berani jadi moderator acara seminah pernikahan" dengan logat suroboyoan
sesaat kemudian pecah tawa para peserta seminar yang antusias dengan pembukaan sesi pemberian materi oleh beliau dengan memperkenalkan diri dan memamerkan foto keluarga besar beliau dengan 7 anak. wow! patut di contoh hehee...


baiklah itu tadi adalah 2 pemateri pada hari itu.
yang memberikan materi pertama adalah Pak Hammy.

Beliau memberikan pengantar yang menurut saya dan kebanyakan peserta sempat tidak percaya atas apa yang di paparkanya. beliau mengatakan angka perceraian di indonesia sangatlah mengkawatirkan. 


seperti tulisan beliau di kompasiana berikut ini :
untuk lebih jelasnya bisa klik link ini : http://www.kompasiana.com/pakcah/di-indonesia-40-perceraian-setiap-jam_54f357c07455137a2b6c7115

intinya ada 40 perceraian setiap jam di Indonesia!!!!

 LUAAARRR BIASAAAA 
 Dan lebih mengejutkan lagi 20 daro 40 perceraian atau 50% nya itu yang menggugat cerai adalah dari pihak perempuan. seperti lagunya ADAband karena wanita ingin dimengerti, banyak kasus perceraian terjadi karena pihak wanita merasa hubungan rumah tangga bersama suaminya kurang harmonis. dan harmonis itu definisinya bagi wanita sangat banyak. hal kecil bahkan menurut kita sepele saja bisa jadi masalah yang besar jika tidak berkenan di hati wanita. itu sebabnya hawa tercipta dari tulang rusuk nabi adam yang bengkok. karena itu wanita membutuhkan pria yang bisa menjadi sandaran di kehidupanya. jika sandaranya saja tidak bisa memberikan kenyamanan, banyak wanita yang tidak segan segan untuk menuntut cerai. padahal menurut ajaran agama, jika sang wanita mau bersabar menhadapi suaminya, maka itu adalah ladang pahala yang sangat banyak baginya kelak di akhirat.

selanjutnya adalah Pak Cah, panggilan akrab Ustad Cahyadi.

Dalam materinya beliau  memberikan kiat kiat menghadapi permasalahan yang sering sekali di hadapi oleh pasangan di era modern ini. salah satunya adalah pengaruh Sosial Media yang siap mengancam siapa saja yang tidak bisa setia pada pasanganya. Pak Cah memberikan life Story dari salah satu dari sekian banyak klien nya yang pada saat itu mengalami krisis keharmonisan dalam rumah tangganya.

singkat cerita seorang pria mengaku telah membagi hatinya kepada orang lain selain yang halal baginya. bisa di bayangkan betapa sakitnya perasaan sang istri tersebut. dengan jalan mediasi yang amat berliku. akhirnya Pak Cah memberikan solusinya, dengan menyita Handphone Sam*ung sang pria. sang istripun menyambut baik solusi tersebut tetapi dengan syarat yang menurut kita kebanyakan sedikit aneh hehe.

Selanjutnya sang istri tidak lagi mau melihat HP Merk sam*ung.

TRAUMA.

Begitu dahsyatnya rasa sakit karena cinta, sampai sampai trauma dirasakan oleh sang penderita. tetapi sekali lagi, yang menarik tidak hanya itu saja. 

sang istri, mau menerima kembali, dan memaafkan kesalahan sang suami. 

menurut saya itu adalah poin pentingnya. bagaimana kita bisa mempertahankan mahligai rumah tangga yang retak karena pengkhianatan. 

karena menikah adalah...

KOMPROMI... mau menerima semua yang ada dalam diri pasangan. 

tidak hanya begitu saja menirima lantas segala sesuatu yang pasangan kita lakukan adalah benar. life story dari pak cah sudah banyak mewakilkan bagaimana seharusnya kita menyikapi suatu permasalahan dalam berumah tangga. jika kesalahan yang di lakukan pasangan sudah melewati batas, sehingga kita tidak bisa lagi mengingatkan, maka alangkah baiknya mencari orang yang "di tuakan" atau yang berpengalaman di rumah tangga untuk bisa me-mediasi hubungan yang sudah dingin tersebut.

bahkan beliau juga mengatakan. bahwa 

ada saatnya dalam  suatu saat di pernikahan ada "perang dingin" sang suami tidak berkata-kata kepada istri begitu juga sebaliknya sang istri tidak sedikitpun mau berkata kepada suami.

sekilas saya berpikir "mana mungkin jika tinggal dan hidup bersama satu atap tidak saling berinteraksi" mungkin ini pikiran banyak pasangan yang belum menikah, hehehe

tetapi pak cah menuturkan, ada klienya yang 12 tahun tidak saling berbicara, yaa mungkin berbicara sekedarnya saja. sehingga suatu saat anaknyalah yang berinisiatif untuk memberikan solusi dengan meminta tolong pak cah me-mediasi kedua orang tuanya.

dalam catatan saya, yang saya garis bawahi dalam seminar ini adalah. setiap kita berhubungan dengan orang lain, entah itu dengan teman, sahabat, kerabat, keluarga, bahkan psangan hidup kita sendiri. yang kita butuhkan adalah toleransi. karena tanpa toleransi, apa yang menjadi kekurangan di dalam diri orang lain, meskipun sedikit, pasti akan sangat mengganggu kita. padahal kita tidak boleh lupa, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. bisa saja kekurangan tersebut juga ada dalam diri kita. 

namun bukan berarti kita mendiamkan begitu saja jika terjadi hal hal di luar batas toleransi. intinya adalah saling melengkapi. jika ada kekurangan disana mungkin kita bisa melengkapinya dengan kelebihan yang kita miliki disini. serta selalu mengingatkan dalam hal hal positif demi kebaikan kehidupan bersama. 

selanjutnya adalah PENERIMAAN....

 mau menerima diri sendiri dan menerima pasangan hidup kita. tidak merasa iri seperti pribahasa rumput tetangga lebih hijau. ini juga yang menarik dari materi yang di sampaikan oleh pak Cah. banyak kasus perceraian karena psangan tidak merasa puas dengan apa yang ia miliki sekarang. ia selalu berpikir bahwa dirinya pantas mendapatkan yang lebih baik dari apa yang ia miliki sekarang. di tambah lagi godaan juga datang dari faktor luar yang mungkin di lihatnya lebik baik. 

jika yang terjadi sudah menimbulkan tanda tanda seperti itu, istighfar dan meminta ampun kepada ALLAH. karena pikiran tersebut adalah datangnya dari bisikan syetan yang sesungguhnya menginginkan pernikahan yang seharusnya di dalamnya kita bisa mendapatkan banyak sekali pahala malah justru kebalikanya kita dapatkan, yaitu dosa berselingkuh yang amat sangat keji.

lebih baik kita selalu mengingat perjuangan saat saat awal menempuh kehidupan berumah tangga. visi dan misi dalam berumah tangga. susahnya menghadapi rintangan dan cobban sebelum dan sesudah menikah selama ini. bayangkan perjuangan pasangan yang rela berkorban selama ini. ingatlah jika nantinya akan banyak sekali yang tersakiti jika kejadian perselingkuan itu di ketahui oleh banyak pihak. akan ada banyak sekali pertanyaan yang mungkin akan susah di jawab dalam menjelaskanya kepada sang buah hati. ingatlah keindahan rumah tangga yang selama ini berusaha di bangun akan runtuh begitu saja hanya karena nafsu sesaat saja.

hmmmm.... menghela nafas sebentar...

banyak sekali ternyata hal-hal yang tidak terbayang di pikiran kita dalam menghadapi rumah tangga. bayangan saya sih sekarang hanya yang indah indah saja..hehehehe...  ternyata menikah itu tidak se-simple yang kita kira. tidak se-enak yang kita bayangkan. untuk itu sebelum menikah alangkah baiknya jika kita belajar memperoleh ilmunya. baik dari buku, seminar atau nasehat dan cerita cerita orang tua. 

mengarungi rumah tangga itu seperti kita mendayung sebuah perahu, sangat luas samudra di depam sana. kita tidak akan pernah tau ombak seperti apakah yang akan menghadang kita nantinya. oleh karena itu. kita wajib membalut rasa cinta dan kasih kita kepada pasangan dengan landasan ilmu agama dan kepercayaan bahwa ALLAH SWT pemilik cinta sejati. menggapai keberkahan bersama-sama dalam kehidupan berumah tangga hingga senja. 










 


Sebagai sampel kita ambil data dua tahun terakhir di 2012 dan 2013 saja. Jika diambil tengahnya, angka perceraian di dua tahun itu sekitar 350.000 kasus. Berarti dalam satu hari rata-rata terjadi 959 kasus perceraian, atau 40 perceraian setiap jam. Luar biasa fantastis. Di Indonesia terjadi 40 kasus perceraian setiap jamnya. Hampir seribu kasus perceraian setiap harinya. Yang lebih unik lagi, menurut Wakil Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (14/09/2013), sebanyak 70 % perceraian terjadi karena gugat cerai dari pihak istri. Artinya, 28 dari 40 perceraian setiap jamnya itu berupa gugat cerai dari istri.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakcah/di-indonesia-40-perceraian-setiap-jam_54f357c07455137a2b6c7115
Sebagai sampel kita ambil data dua tahun terakhir di 2012 dan 2013 saja. Jika diambil tengahnya, angka perceraian di dua tahun itu sekitar 350.000 kasus. Berarti dalam satu hari rata-rata terjadi 959 kasus perceraian, atau 40 perceraian setiap jam. Luar biasa fantastis. Di Indonesia terjadi 40 kasus perceraian setiap jamnya. Hampir seribu kasus perceraian setiap harinya. Yang lebih unik lagi, menurut Wakil Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (14/09/2013), sebanyak 70 % perceraian terjadi karena gugat cerai dari pihak istri. Artinya, 28 dari 40 perceraian setiap jamnya itu berupa gugat cerai dari istri.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakcah/di-indonesia-40-perceraian-setiap-jam_54f357c07455137a2b6c7115

Sebagai sampel kita ambil data dua tahun terakhir di 2012 dan 2013 saja. Jika diambil tengahnya, angka perceraian di dua tahun itu sekitar 350.000 kasus. Berarti dalam satu hari rata-rata terjadi 959 kasus perceraian, atau 40 perceraian setiap jam. Luar biasa fantastis. Di Indonesia terjadi 40 kasus perceraian setiap jamnya. Hampir seribu kasus perceraian setiap harinya. Yang lebih unik lagi, menurut Wakil Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (14/09/2013), sebanyak 70 % perceraian terjadi karena gugat cerai dari pihak istri. Artinya, 28 dari 40 perceraian setiap jamnya itu berupa gugat cerai dari istri.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakcah/di-indonesia-40-perceraian-setiap-jam_54f357c07455137a2b6c7115




Our Story Begin

Tidak semuanya bisa di katakan,
mungkin lewat tulisan ini kita bisa belajar arti kata sesungguhnya.

Saya akan berbagi apa yang bisa saya bagikan disini,

Banyak hal,

Tentang Cinta...

Kehidupan...

Kebahagiaan,

Bahkan juga kesedihan.

Di lain waktu pasti ini sangat berharga,
karena akan banyak moment yang akan terlewat begitu saja tanpa di abadikan,
disalah satu moment itu pasti ada yang berharga, emmm... tidak...

pasti banyak sekali yang berharga.

itu artinya, saya berusaha mengumpulkan harta saya yang berharga melalui tulisan ini :)

baiklah, saya akan mulai bercerita, tidak panjang... mungkin.. juga tidak pendek...

pasti akan sangat menyenangkan bisa berbagi cerita disini.

saya akan memulainya dengan tulisan tulisan tentang satu kata yang sedang saya sukai.

Serenity

ketenangan...

apa yang kita cari di dunia ini?

uang? belum tentu dengan uang kita bisa mendapatkan ketenangan.

kehormatan? belum tentu kehormatan bisa memberikan ketenangan.

kebahagiaan? belum tentu kebahagiaan itu  membawanya dalam ketenangan.

dan masih banyak lagi yang kita cari di dunia ini.

"ketenangan adalah suatu kondisi dimana kita merasa tidak ada yang kita khawatirkan di dunia ini, karena semuanya sudah berjalan sesuai dengan apa yang telah di takdirkan oleh Sang Maha Kuasa. ketenangan adalah percaya dengan apa yang dia miliki adalah semata mata pemberian dan kasih sayang dari Maha Pemberi. ketenangan adalah sebentuk pembuktian kepada semesta, bahwa dia telah mengikuti kodratnya, seperti air yang selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah, tidak melawan seperti daun kering yang jatuh bila saatnya tiba, dan selalu berusaha memberikan kehangatan seperti mentari yang tidak pernah ingkar akan janjinya untuk terbit setiap pagi. "